Syeikh Khatibul Umam Wiranu, Gus Ihya dan Nahdlatul Auliya

Publika5 Dilihat

MEDIASI – Tepat adzan maghrib Penulis menerima telpon dari sahabat yang juga aktivis Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Tegal, Eko Wahyudi, yang mengakabarkan bahwa Mursyid Nahdlatul Auliya plus Mursyid Thariqoh Qodiriyah wa Naqsabandiyah yang juga senior organ pergerakan kemahasiswaan (sama-sama pernah di PMII), Syeikh Khatibul Umam Wiranu sedang berada di wilayah Pemalang, tepatnya di Makbaroh Mbah Nur Walangsanga.

Sebagai Junior, penghargaan terhadap senior pergerakan diwujudkan dengan care atau peduli dengan menyambutnya. Sebagai Junior hal tersebut juga menunjukkan adab sopan santun ajaran agama dan budaya kita.

Nahdlatul Auliya

Nahdlatul Auliya (NA) adalah sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan Islam di Indonesia yang berfokus pada perjuangan tauhid, amaliah thariqah, dan syariat Islam.

Secara bahasa, nama ‘Nahdlatul Auliya’ berarti ‘Kebangkitan Para Wali’. Berbeda dengan ‘Nahdlatul Ulama’ yang berarti ‘Kebangkitan Ulama’ sementara NA berfokus pada kebangkitan jiwa-jiwa wali yang ada di dalam diri setiap manusia.

Disebutkan misi utama dari NA adalah nembangkitkan kesadaran spiritual agar setiap individu senantiasa menyandarkan diri dan hanya takut kepada Allah SWT.

Syeikh Khatibul Umam Wiranu dan Gus Ihya

Syeikh Khatibul Umam Wiranu merupakan Muasis (Pendiri) organisasi Nahdlatul Auliya dan juga Mursyid Thariqah Qodiriyyah wa Naqsabandiyah. Sebelumnya beliau dikenal sebagai aktivis dan politikus Indonesia.

Di dunia politik praktis, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI sejak 2009 hingga 2019 dari Partai Demokrat mewakili Jawa Tengah VIII yang meliputi Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap. Ia merupakan Wakil Ketua Komisi II DPR yang menangani Pemerintahan daerah di Indonesia, otonomi daerah, Kementerian Dalam Negeri Indonesia, Badan Pertanahan Nasional dan Komisi Pemilihan Umum.

Sebelum gabung di Partai Demokrat, ia pernah menjabat sebagai anggota DPR periode 2000-2004 dari Partai Kebangkitan Bangsa untuk menggantikan Alwi Shihab yang ditunjuk sebagai Menteri Luar Negeri oleh Presiden RI saat itu Abdurrahman Wahid. Khatibul Umam lahir dari keluarga Nahdliyyin dan beberapa kali menjabat pimpinan di organisasi Nahdlatul Ulama.

Sementara itu, Gus Ihya Ulumuddin adalah salah satu pengurus dan tokoh penting di kawasan wisata religi Makam Mbah Nur Durya di Desa Walangsanga Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang. Ia merupakan cucu dari Mbah Nur dan aktif mengelola makam serta kawasan wisata religi yang banyak diziarahi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *